Hasil Riset: Orang Ateis Memiliki IQ Lebih Tinggi


Tahun 2008, seorang ilmuwan bernama Helmuth Nyborg melakukan penelitian untuk mencari hubungan antara IQ dengan tingkat pendapatan seseorang menggunakan data dari National Longitudinal Study of Youth. Data ini juga mencakup pertanyaan  mengenai kepercayaan religius responden.
Hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal Intelligence menunjukkan bahwa ateis rata-rata memiliki IQ 1,95 poin lebih tinggi dari agnostik, 3,82 lebih tinggi dari orang yang berpandangan liberal, dan 5,89 poin lebih tinggi dari orang-orang yang dogmatik (penganut agama).
Melihat hasil ini Nyborg berkomentar, “Saya tidak mengatakan dengan percaya Tuhan akan membuat Anda jadi bodoh. Hipotesis saya, orang dengan kecerdasan rendah akan cenderung mudah percaya dengan agama. Agama memberi jawaban yang pasti-pasti, tak membutuhkan penalaran hingga cocok untuk orang-orang tipe ini. Sebaliknya, orang dengan kecerdasan tinggi umumnya lebih skeptis.”
Nyborg bersama dengan Richard Lynn, profesor emeritus psikologi dari Universitas Ulster, juga melakukan penelitian yang sama terhadap 137 negara.
Hasilnya, khusus untuk Amerika, berdasarkan data yang diambil dari 6,825 responden, ateis memiliki IQ 6 poin lebih tinggi dari orang beragama.
Sedang hasil berikutnya menunjukkan, dari 137 negara hanya 23 negara (17%) yang memiliki penduduk ateis dengan jumlah lebih dari 20%. Dua puluh tiga negara ini masuk dalam kategori negara dengan IQ rata-rata tertinggi diantara negara yang diteliti tersebut.
Ketika diwawancara The Daily Telegraph, Lynn berkomentar, “Kenapa akademisi (tingkat pendidikan tinggi) lebih sedikit yang percaya Tuhan jika dibanding orang kebanyakan? Saya yakin ini disebabkan oleh tingkat IQ. Akademisi mempunyai IQ lebih tinggi dibanding populasi pada umumnya.
Beberapa kali hasil jajak pendapat Gallup juga menunjukkan orang-orang yang memiliki IQ tinggi cenderung tidak percaya Tuhan.

Add New Reply: