Bagaimana jika Ateis Salah?


Semua orang bisa salah, saya bisa salah, Anda pun bisa salah.
Ketika Anda menjadi Islam dan yakin Islam benar karena Anda dibesarkan di Indonesia, di tengah keluarga muslim.
Jika Anda dilahirkan di Amerika maka kemungkinan besar Anda akan menjadi Kristen. Begitu juga jika Anda dilahirkan pada masa Yunani kuno, Anda pasti akan menyembah Zeus.
Jadi akan beragama apa seseorang, itu sangat tergantung dimana dan kapan dia lahir. Sesuatu yang ujug-ujug atau kebetulan saja.
Apa sebelum memutuskan memilih Islam Anda sudah membandingkan secara menyeluruh semua agama yang ada kemudian memilihnya secara sadar? Mungkin tidak.
Begitu pula ketika Anda sekarang beragama Kristen, Hindu, atau Buddha. Mayoritas hanya karena mewarisi agama orang tuanya.
Ketika sudah memilih satu agama, seseorang akan terkunci dan tidak pernah mau tahu soal agama lain. Alih-alih mau tahu, yang ada malah kebencian.
Bagaimana dia tahu apa yang diyakininya lebih benar dari yang lain jika dia tidak pernah membandingkan? Bagaimana dia tahu yang diyakininya tidak meleset jika tidak pernah menguji dan bertanya?
Jadi tidak ada alasan kuat kenapa mesti menganggap Islam atau Kristen lebih benar dari yang lain. Dalam sejarahnya, manusia telah melahirkan ribuan tuhan dan dewa-dewa.
Bagaimana cara memilih satu diantara ribuan kepercayaan tersebut? Dan bagaimana kita tahu yang kita pilih benar? Mungkin saja pencipta alam ini Zeus atau Thor bukan Allah atau Yahweh.
Saya pun bisa bertanya, bagaimana jika Anda yang salah?

Add New Reply: