Apakah Ateisme Merupakan Agama?


Apakah Ateisme Merupakan Agama atau Sistem Kepercayaan?
Teis biasanya mendefinisikan ateisme secara tidak tepat. Ateisme bukanlah agama atau sistem kepercayaan.
Ateisme hanya tidak percaya adanya Tuhan, sesuai dengan arti asal kata ini “tanpa Tuhan”. Itu saja, tak kurang tak lebih. Jika seseorang hendak menulis buku dengan judul “Definisi Ateisme”, buku ini hanya akan terdiri atas satu kalimat saja.
Untuk lebih meyakinkan, mari kita tinjau defisini agama atau sistem kepercayaan. Dari sini Anda akan melihat bahwa ateisme tidak memiliki ciri-ciri tersebut. Berikut ciri-ciri sesuatu itu disebut agama atau sistem kepercayaan:
1.       Percaya akan adanya kekuatan supranatural sebagai pencipta dan pengatur alam semesta. Kepercayaan ini pada umumnya terlembagakan dan diformalkan.
Ateisme sama sekali tidak masuk dalam definisi ini. Ateis tidak percaya pada kekuatan supranatural.
2.      Kepercayaan dan nilai-nilai ini diajarkan oleh seorang pemimpin spiritual (nabi, pendeta, dll).
Pemimpin spiritual tidak dikenal dalam ateisme. Ateis juga tidak perlu menjalankan ritual apapun. Ateisme tidak mengenal pembaptisan, kitab suci untuk dibaca, dan tidak pula memiliki doktrin untuk dipegang.
Kesamaan yang terdapat dari para ateis adalah mereka sama-sama tidak percaya adanya Tuhan atau kekuatan supranatural. Diluar itu, masing-masing ateis adalah individu unik yang memiliki ide dan cara pandang mereka sendiri. Tak perlu disamakan.

Add New Reply: